Budaya Tionghoa merupakan budaya yang paling tua dan kompleks di dunia. di Indonesia, warga negara keturunan Tionghoa mudah ditemuai dimana saja karena mereka sudah banyak tersebar di Indonesia, terlebih lagi banyak klenteng sebagai tempat ibadah dibangun sehingga masyarakat lama-kelamaan mulai mengerti ritual dan budaya Tionghoa. Budaya yang akan dibahas adalah kuliner Tionghoa yang salalu disalah artikan oleh orang indonesia sebagai makanan yang selalu berisi daging babi, sebenarnya tidak juga bahkan sekarang banyak masakan tionghoa yang di adaptasikan dengan lidah orang indonesia.
A. Kuliner
1. Kue Bulan / Tiong Chiu Pia
berbentuk bulat, yang melambangkan kebulatan dan keutuhan. Perkataan Tiong Chiu berasal dari kata "Tiong" berarti tengah, dan "Chiu" berarti musim rontok jadi boleh dikatakan Tiong Chiu Pia berarti kue yang dinikmati dipertengahan musim rontok
( ada adatnya kalau mau makan, kue nya harus dibelah dulu, dan kalau saya dikasih kue ini pasti saya suruh orang yang lebih tua untuk membelahnya, tanda untuk meghormati orang yang lebih tua.)
2. Bakcang
makanan yg dibungkus lalu dikukus atau dibakar. Isinya biasanya ketan untuk bacang tawar, dan ada yang berisi nasi yang dicampur dengan daging untuk bakcang asin. Di Tiongkok bakcang disebut Zongzi. "Duan Wu Jie" adalah hari raya dimana umumnya orang makan bakcang. (kalau hari ini tiba, rumah saya pasti kebanjiran bakcang, dari yang tawar (bakcang ketan) yang dimakan dengan dicocol gula merah cair, sampai bakcang asin ada semua. maklum banyak keluarga yang ngasih, sampai bosan dah tuh makan bakcang...hehehe).
3. Lumpia

memiliki ciri khas pada bahan bakunya, yaitu rebung. bahan lainnya seperti udang dan telur juga banyak digunakan untuk membuat lumpia, ciri khas lumpia adalah bungkusnya yang terbuat dari tepung terigu dan tepung sagu. umumnya digoreng dan dikukus. (saya lebih suka lumpia yang dikukus. isinya sederhana hanya rebung dan udang kering lalu diatasnya disirami minyak bawang putih lalu dimakan dengan saus olahan....sangat enak dan sayang kalau dilewatkan. kalau mama bikin...pasti langsung habis dalam setengah jam ...hehehe)
4. Bakpao

Biasanya diisi dengan daging ayam, sayur-sayuran, kacang azuki, kacang hijau, dan sebagainya. bakpao yang berisi daging ayam dinamakan kehpao. (bakpao adalah salah satu makanan yang sukar dibuat. kalau dikampung halaman saya, bakpao umumnya berisi daging ayam atau babi, kacang hijau dan kacang tanah+gula. Mama paling jarang kalau bikin bakpao dirumah. oh iya, bakpao termasuk makanan mewah lho...satu buah bakpao asli buatan orang tionghoa bisa mencapai Rp.7 ribu, dulu harganya segitu..gak tau deh sekarang berapa...hehehe.)
5. Kue Keranjang

Kue yang terbuat dari tepung ketan dan gula, serta mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket. kue ini merupakan salah satu kue wajib pada saat Perayaan Tahun Baru Imlek. (makanan paling diminati oleh orang-orang karena teksturnya yang mirip dodol. kalau imlek....kemana-mana saya pergi pasti ditanyai
"mana kue keranjangnya?" termasuk kue yang sukar dibuat....biasanya mama membayar orang untuk bikin kue ini, maklum selain susah juga makan waktu yg banyak. saya lebih suka kue keranjang yang digoreng dengan tepung dengan catatan teksturnya harus yang agak keras.)
Makanan-makanan Tionghoa ada yang dimakan dengan cara tertentu dan pada hari tertentu (kadang ada peraturan khususnya yang agak ribet) tapi tidak saya posting mengingat terbatasnya waktu dan pengetahuan. budaya-budaya seperti ini sangan menarik ditambah lagi besarnya minat masyarakat pada budaya Tionghoa membuat makanan-makanan seperti ini sangat degemari hingga sekarang. Sekian postingan dari saya tentang budaya kuliner orang Tionghoa, maaf kalau ada kesalahan kata terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca, jangan lupa untuk mengomentari, yah? nanti saya kasih bakpao satu nah lho? hehehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar