STUDI KASUS NUMERIK BERKENAAN DENGAN ETIKA PROFESI
Mengidentifikasi
permasalahan pada teknis yang berkaitan dengan dilema etika profesi diharapkan
mampu mengetahui letak permasalahan yang ada. Identifikasi yang dilakukan tidak
hanya mengetahui letak permasalahan tetapi juga diharapkan mampu mengetahui
bagaimana cara memecahkan sebuah masalah yang berkenaan dengan etika profesi.
Adapun
contoh studi kasus yang berkaitan dengan dilema etika profesi pada bidang
design dan proses produksi adalah sevagai berikut. Salah satu perusahaan
otomotif terbesar di Indonesia yaitu Perusahaan Honda Prospect Motor (HPM)
dalam waktu dekat akan mengumumkan sebuah program penggantian komponen Lost Motion Spring yang berada pada
lengan penggerak (rocker arm) mesin VTEC untuk sebagian produknya yaitu Honda
Jazz, City dan Freed yang diproduksi dengan waktu tertentu. Adapun Total unit yang
ada pada program ini sebanyak 25.000 unit. Komponen Lost Motion Spring berfungsi dengan cara menekan rocker arm pada putaran mesin rendah
dengan kurun waktu tertentu dapat melengkung dan patah yang juga menimbulkan
bunyi mesin yang tidak normal. Tecatat sebanyak 15 kasus telah dilaporkan yang
berhubungan dengan kerusakan komponen tersebut di Indonesia. Semua kasus
tersebut terjadi dalam kondisi mobil sedang berhenti (stasioner), sesaat
sesudah mesin dihidupkan. Berdasarkan kasus-kasus tersebut, biasanya bunyi
abnormal yang berlebihan akan muncul dan dapat terdengar. Belum terdapat laporan
mengenai kecelakaan atau cedera yang pernah terjadi akbuat kerusakan komponen
ini. HPM melakukan inisiatif untuk mengganti komponen Lost Motion Spring pada
semua mobil konsumen yang terdeteksi tanpa mengenakan biaya perbaikan, dan akan
segera memberikan pemberitahuan secara langsung kepada para pemilik mobil yang
terideteksi tersebut melalui surat yang dikirimkan oleh Dealer masing-masing
daerah. Konsumen yang kendaraanya terdeteksi disarankan untuk melakukan booking
di bengkel resmi Honda untuk penggantian komponen segera. Proses penggantian
komponen ini dapat memakan waktu sekitar 3 jam. Aktivitas penggantian komponen
ini telah berjalan dari tanggal 28 Februari 2011 di seluruh Jawa, serta dari
tanggal 2 Maret 2011 untuk wilayah luar Jawa. Program ini akan terus
berlangsung selama 6 bulan. HPM menjalankan program ini sebagai bagian dari
program global yang tealah dijalankan oleh Honda Motor untuk memastikan standar
yang paling ketat untuk seluruh produk yang dihasilkan. “Merupakan tanggung
jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh produk kami berada dalam standar
tertingginya dalam hal keamanan dan kualitas, bahkan ketika produk tersebut
telah berada di tangan konsumen selama bertahun-tahun. Karena itu, program ini
merupakan bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap
seluruh produk demi mencapai kepuasan pelanggan,” ungkap Yukihiro Aoshima,
President Director PT HPM.
Adapun contoh studi kasus yang
berkaitan dengan dilema etika profesi pada bidang material adalah sebagai
berikut. Studi kasus komponen air pendingin pada HX atau bidang thermal,
generator yaitu salah satu komponen yang harus selalu diperhatikan dalam suatu
sistem pembangkit yang mwmiliki fungsi sebagai alat untuk mengubah energi
mekanik menjadi energi listrik. Ketika generator beroperasi, panas akan timbul energy
panas pada stator dan rotor. Pemasangan sistem pendingin merupakan salah satu
upaya untuk meminimasir panas yang timbul sehingga tidak melebihi batas
ketentuan berdasarkan data desain atau data commissioning-nya.
Adapun Pendinginan generator di PLTA Cirata dilakukan dengan menggunakan alat
bantu penukar kalor yang disebut air
cooler. Air coller berfungsi menghembuskan udara panas disekitar kumparan
generator melewati pipa pendinginin yang telah terdapat fluida. Air tersebut
harus terhindar dari berbagai material/senyawa yang dapat mengakibatkan
timbulnya endapan-endapan pada pipa pendingin yang engakibatkan rotr rusak.
Apabila pada pipa-pipa tersebut terdapat endapan, penyerapan panas oleh air
akan berkurang. Hal ini menjadi penyebab kemampuan atau efektifitas alat
pendingin mengalami penurunan.
Reaktor Tangki Alir Berpengaduk atau
yang biasa dikenal sebagai Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) merupakan
jenis reactor dengan model berupa tangki berpengaduk. Reaktor jenis ini
merupakan reaktor yang umum digunakan dalam suatu industry. Reaktor ini sering
digunakan dalam jumlah lebih dari satu dengan rangkaian reactor disusun secara
seri maupun paralel. Pemilihan susunan rangkaian reactor dipengaruhi oleh
berbagai pertimbangan, tergantung keperluan dan maksud dari operasinya.
Masing-masing rangkaian memiliki kelebihan dan kekurangan.
Sumber:
Soal + Jawaban
1.
terdapat 3 pokok
bidang bahasan dalam studi kasus berkaitan denagan etika profesi yaitu
a.
bidang produksi,
bidang fluida, dan bidang material
b.
bidang
manufaktur, bidang thermal, dan bidang material
c.
bidang produksi,
bidang thermal, dan bidang jasa
d.
bidang produksi, bidang thermal, dan bidang material
2.
studi kasus air
pendingin merupakan studi kasus pada bidang?
a.
Produksi
b.
Thermal
c.
Material
d.
Semua salah
3.
Studi kasus lost motion spring merupakan studi kasus
pada bidang?
a.
Produksi
b.
Thermal
c.
Material
d.
Semua salah
4.
Studi kasus CSTR
merupakan studi kasus pada bidang?
a.
Produksi
b.
Thermal
c.
Material
d.
Semua salah
5.
Berikut yang
bukan bidang yang di amati dalam studi kasus numerik etika profesi adalah
a.
Produksi
b.
Thermal
c.
Material
d.
Semua salah