Jumat, 28 Oktober 2016

METODE PENGUMPULAN DATA PENELITIAN




            Metode pengumpulan data penelitian berdasarkan kosakatanya terdiri dari kata metode, pengumpulan, data, dan penelitian. Metode secara etimologi diartikan sebagai jalan atau cara melakukan atau mengerjakan sesuatu. Pengumpulan adalah proses atau cara dalam mencari dan menghimpun sesuatu. Data dapat didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (observasi) suatu objek, dapat berupa angka dan dapat pula merupakan lambang atau sifat. Penelitian diserap dari kata bahasa Inggris research yang diturunkan dari bahasa Perancis yang memiliki arti harfiah "menyelidiki secara tuntas", Riset atau penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta. Berdasarkan pengertian dari pembentuk katanya dapat disimpulkan bahwa metode pengumpulan data penelitian adalah cara atau proses yang digunakan dalam mencari dan menghimpun informasi yang diperlukan yang bertujuan untuk menemukan, menginterprestasikan, dan merevisi fakta-fakta.
            Data yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas dari atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan data relevan (Situmorang, 2010).
            Riset akan menghasilkan data. Terdapat tiga peringkat data yaitu data mentah, hasil pengumpulan, data hasil pengolahan berupa jumlah, rata-rata, persentase, dan data hasil analisis, berupa kesimpulan. Bagian terakhir ini mempunyai tingkat tertinggi sebab langsung dapat dipergunakan untuk menyusun saran atau usul dalam membuat keputusan (Situmorang, 2010).
            Data dapat dibagi menjadi beberapa golongan. Pembagian data dapat dibagi menurut sifat, sumber, cara memperoleh, dan waktu pengumpulan data. Berikut ini penjelasan dari pembagian data (Situmorang, 2010).
1.     Menurut Sifatnya, selanjutnya dibagi menjadi dua:
a.       Data kualitatif, yaitu data yang tidak berbentuk angka, misalnya: kuesioner pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah restoran atau gaya kepemimpinan, dsb.
b.      Data kuantitaitf, yaitu data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham, besarnya pendapatan, dsb.
2.     Menurut suber data, yang selanjutnya dibagi dua:
a.       Data internal, yaitu data dari dalam organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut. Misalnya dalam perusahaan: data jumlah karyawan, jumlah modalnya, jumlah produksinya, dsb.
b.      Data eksternal, yaitu data dari luat organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Misalnya: daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.
3.     Menurut cara memperolehnya, juga bisa dibagi dua:
            a.       Data primer (primary data), yaitu data yang dikumpulkan sendiri atau perorangan/ organisasi secara langsung dari objek yang ditelitidan untuk kepentingan studi yang bersangkutan yang dapat berupa interview atau observasi.
              b.      Data sekender (secondary data), yaitu data yang diperoleh/ dikumpulkan dan disatukan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh beberapa instansi lain. Biasanya berupa sumber tidak langsung berupa data dokumentasi, laporan, dan arsip-arsip resmi.
4.     Menurut waktu pengumpulannya, dapat dibagi dua,
a.       Data “cross-section” ialah data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu (at a point of time) untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tertentu.
b.      Data berkala (time series data) ialah data  yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat perkembangan suatu proses atau kondisi pada waktu tertentu.
Metode pengumpulan data merupakan langkah yang sangat penting dalam melakukan penelitian sehingga diperlukan keterampilan dalam pengumpulan data tersebut agar diperoleh suatu data yang valid. Metode pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis untuk memperoleh data yang diperlukan. Berikut ini adalah beberapa metode pengumpulan data yang biasa digunakan:
1.     Metode observasi
Metode observasi (observation), atau pengamatan adalah pengumpulan data dengan jalan mengadakan pengamatan pada kegiatan yang berlangsung (Sukmadinata, 2007).
2.     Metode wawancara
Wawancara (interview) adalah situasi peran antar pribadi bertatap-muka (face-to-face), ketika seseorang yakni pewawancara mengajukan pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawabanyang relevan dengan masalah penelitian kepada responden (Amirudin dan M Zainal A, 2006)
3.     Metode Dokumentasi
Merupakan suatu teknik pengumpulan data yang mana dengan menghimpun dan menganalisis dan menulis dokumen yang terkait, baik dokumen tertulis, gambar maupun tertulis (Sukmadinata, 2007).

            Data-data yang telah diperoleh tidak dapat ditarik suatu kesimpulan, biasanya data yang telah diperoleh banyak jumlahnya dan masih dalam keadaan acak sehingga diperlukan tahap pengolahan data untuk mempermudah pembacaan data dan penarikan kesimpulan. Berikut ini adalah metode dalam pengolahan data yang biasa digunakan
1.     Editing
Yaitu meneliti kembali catatan para pencari pencari data untuk mengetahui apakah catatan tersebut sudah cukup baik dan dapat segera dipersiapkan untuk keperluan proses berikutnya (Sukmadinata, 2007).
2.     Klasifikasi (clasification)
Yaitu mengklasifikasikan data yang telah diperoleh agar lebih mudah dalam melakukan pembacaan data sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan (LKPM2M, 2005).
3.     Verifikasi (Verifying)
Proses ini diperlukan sebagai kegiatan pengecekan kembali kebeneran data yang diperoleh dari hasil agar dapat dipertanggungjawabkan di depan penguji atau lingkungan akademik pada umumnya (LKPM2M, 2005).
4.     Analisis (Analyzing)
Yaitu menganalisis data mentah yang berasal dari informan untuk dipaparkan kembali dengan kata-kata yang mudah dicerna dan dipahami (Nana Sudjana dan Ahwal K, 2000).

5.     Kesimpulan (Concuding)
Atau pengambilan keputusan, pada tahap ini peneliti menarik beberapa poin untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang ada di dalam rumusan masalah, berupa kesimpulan-kesimpulan tentang penelitian yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kesimpulan senantiasa direvisi selama penelitian berlangsung untuk mendapatkan kesimpulan akhir yang dapat dipertanggungjawabkan (Nana Sudjana dan Ahwal K, 2000).


DAFTAR PUSTAKA:

Amirudin dan M Zainal Asikin. 2006. Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: PT Grafindo Persada.
http://kbbi.web.id/ (Keyword: Pengumpulan)
https://id.wikipedia.org (Keyword: Penelitian)
LKP2M. 2005. Research Book For LKP2M. Malang: UIN.
MJ Sarwonno, M Arikunto, MS Arikunto - 2006 - academia.edu (Link: http://etheses.uin-malang.ac.id/249/7/11220024%20Bab%203.pdf )
Nana Sudjana dan Ahwal Kusumah. 2000. Proposal Penelitian di Perguruan Tinggi. Bandung: Sinar Baru Algasindo.
Nasution, Johan Bahder. 2008. Metode Penelitian Hukum. Bandung: CV Mandar Maju.
Situmorang, Syafizal Helmi. 2010. Analisis Data untuk Riset Menajemn dan Bisnis. Medan: USU Press.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.