Metode
pengumpulan data penelitian berdasarkan kosakatanya terdiri dari kata metode,
pengumpulan, data, dan penelitian. Metode secara etimologi diartikan sebagai
jalan atau cara melakukan atau mengerjakan sesuatu. Pengumpulan adalah proses
atau cara dalam mencari dan menghimpun sesuatu. Data dapat didefinisikan
sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan
(observasi) suatu objek, dapat berupa angka dan dapat pula merupakan
lambang atau sifat. Penelitian diserap dari kata bahasa Inggris research
yang diturunkan dari bahasa Perancis yang memiliki arti harfiah
"menyelidiki secara tuntas", Riset
atau penelitian sering
dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif,
tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan
merevisi fakta-fakta. Berdasarkan pengertian dari pembentuk katanya dapat
disimpulkan bahwa metode pengumpulan data penelitian adalah cara atau proses
yang digunakan dalam mencari dan menghimpun informasi yang diperlukan yang
bertujuan untuk menemukan, menginterprestasikan, dan merevisi fakta-fakta.
Data
yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas dari
atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan
data relevan (Situmorang, 2010).
Riset
akan menghasilkan data. Terdapat tiga peringkat data yaitu data mentah, hasil
pengumpulan, data hasil pengolahan berupa jumlah, rata-rata, persentase, dan
data hasil analisis, berupa kesimpulan. Bagian terakhir ini mempunyai tingkat
tertinggi sebab langsung dapat dipergunakan untuk menyusun saran atau usul
dalam membuat keputusan (Situmorang, 2010).
Data
dapat dibagi menjadi beberapa golongan. Pembagian data dapat dibagi menurut
sifat, sumber, cara memperoleh, dan waktu pengumpulan data. Berikut ini
penjelasan dari pembagian data (Situmorang, 2010).
1. Menurut
Sifatnya, selanjutnya dibagi menjadi dua:
a. Data
kualitatif, yaitu data yang tidak berbentuk angka, misalnya: kuesioner
pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah restoran atau gaya
kepemimpinan, dsb.
b. Data
kuantitaitf, yaitu data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham, besarnya
pendapatan, dsb.
2. Menurut
suber data, yang selanjutnya dibagi dua:
a. Data
internal, yaitu data dari dalam organisasi yang menggambarkan keadaan
organisasi tersebut. Misalnya dalam perusahaan: data jumlah karyawan, jumlah
modalnya, jumlah produksinya, dsb.
b. Data
eksternal, yaitu data dari luat organisasi yang dapat menggambarkan
faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Misalnya:
daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.
3. Menurut
cara memperolehnya, juga bisa dibagi dua:
a.
Data primer (primary data), yaitu data yang dikumpulkan sendiri atau perorangan/
organisasi secara langsung dari objek yang ditelitidan untuk kepentingan studi
yang bersangkutan yang dapat berupa interview
atau observasi.
b.
Data sekender (secondary data), yaitu data yang diperoleh/ dikumpulkan dan
disatukan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh beberapa
instansi lain. Biasanya berupa sumber tidak langsung berupa data dokumentasi,
laporan, dan arsip-arsip resmi.
4. Menurut
waktu pengumpulannya, dapat dibagi dua,
a. Data
“cross-section” ialah data yang dikumpulkan
pada suatu waktu tertentu (at a point of
time) untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tertentu.
b. Data
berkala (time series data) ialah
data yang dikumpulkan dari waktu ke
waktu untuk melihat perkembangan suatu proses atau kondisi pada waktu tertentu.
Metode pengumpulan data
merupakan langkah yang sangat penting dalam melakukan penelitian sehingga diperlukan
keterampilan dalam pengumpulan data tersebut agar diperoleh suatu data yang
valid. Metode pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis untuk memperoleh
data yang diperlukan. Berikut ini adalah beberapa metode pengumpulan data yang
biasa digunakan:
1. Metode
observasi
Metode observasi (observation), atau pengamatan adalah
pengumpulan data dengan jalan mengadakan pengamatan pada kegiatan yang
berlangsung (Sukmadinata, 2007).
2. Metode
wawancara
Wawancara (interview) adalah situasi peran antar pribadi bertatap-muka (face-to-face), ketika seseorang yakni
pewawancara mengajukan pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawabanyang
relevan dengan masalah penelitian kepada responden (Amirudin dan M Zainal A,
2006)
3. Metode
Dokumentasi
Merupakan suatu teknik pengumpulan
data yang mana dengan menghimpun dan menganalisis dan menulis dokumen yang
terkait, baik dokumen tertulis, gambar maupun tertulis (Sukmadinata, 2007).
Data-data
yang telah diperoleh tidak dapat ditarik suatu kesimpulan, biasanya data yang
telah diperoleh banyak jumlahnya dan masih dalam keadaan acak sehingga
diperlukan tahap pengolahan data untuk mempermudah pembacaan data dan penarikan
kesimpulan. Berikut ini adalah metode dalam pengolahan data yang biasa
digunakan
1. Editing
Yaitu meneliti kembali catatan para
pencari pencari data untuk mengetahui apakah catatan tersebut sudah cukup baik
dan dapat segera dipersiapkan untuk keperluan proses berikutnya (Sukmadinata,
2007).
2. Klasifikasi
(clasification)
Yaitu mengklasifikasikan data yang
telah diperoleh agar lebih mudah dalam melakukan pembacaan data sesuai dengan
kebutuhan yang diperlukan (LKPM2M, 2005).
3. Verifikasi
(Verifying)
Proses ini diperlukan sebagai
kegiatan pengecekan kembali kebeneran data yang diperoleh dari hasil agar dapat
dipertanggungjawabkan di depan penguji atau lingkungan akademik pada umumnya (LKPM2M,
2005).
4. Analisis
(Analyzing)
Yaitu menganalisis data mentah yang
berasal dari informan untuk dipaparkan kembali dengan kata-kata yang mudah
dicerna dan dipahami (Nana Sudjana dan Ahwal K, 2000).
5. Kesimpulan (Concuding)
Atau pengambilan keputusan, pada
tahap ini peneliti menarik beberapa poin untuk menemukan jawaban atas
pertanyaan yang ada di dalam rumusan masalah, berupa kesimpulan-kesimpulan
tentang penelitian yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kesimpulan senantiasa direvisi selama
penelitian berlangsung untuk mendapatkan kesimpulan akhir yang dapat
dipertanggungjawabkan (Nana Sudjana dan Ahwal K, 2000).
DAFTAR PUSTAKA:
Amirudin dan M Zainal Asikin. 2006. Pengantar Metode Penelitian Hukum.
Jakarta: PT Grafindo Persada.
http://kbbi.web.id/
(Keyword: Pengumpulan)
https://id.wikipedia.org
(Keyword: Penelitian)
LKP2M. 2005. Research
Book For LKP2M. Malang: UIN.
MJ Sarwonno, M Arikunto, MS Arikunto - 2006 - academia.edu (Link:
http://etheses.uin-malang.ac.id/249/7/11220024%20Bab%203.pdf
)
Nana Sudjana dan Ahwal Kusumah. 2000. Proposal Penelitian di Perguruan Tinggi.
Bandung: Sinar Baru Algasindo.
Nasution, Johan Bahder. 2008. Metode Penelitian Hukum. Bandung: CV Mandar Maju.
Situmorang, Syafizal Helmi. 2010. Analisis Data untuk Riset Menajemn dan
Bisnis. Medan: USU Press.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar