Kamis, 30 Maret 2017

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN



Kata Ekologi berasal dari Oikos yang berarti rumah atau tempat tinggal dan Logos yang berati telaah atau studi. Jadi ekologi adalah ilmu tentang rumah atau tempat tinggal organisma atau rumah tangga mahluk hidup. Ekologi juga dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisma dengan sesamanya dan dengan benda-benda mati di sekitarnya (lingkungannya).
Ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Ernest Haeckel, seorang ahli biologi Jerman pada tahun 1869. Dalam pengertian proses alamiah, ekologi telah diketahui dan diaplikasikan sejak dulu dan terus berkembang sejalan dengan perkembangan akal dan budaya manusia. Sebagai ilmu, ekologi telah berkembang pesat sejak tahun 1990. Berdasarkan perkembangannya, sekarang dikenal Ilmu lingkungan hidup (environmental science) dan Biologi lingkungan ( environmental biology). Pada dasarnya yang dimaksud dengan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, dan keadaan yang terdapat dala suatu ruang tempat organisma itu berada dan dapat saling mempengaruhi. Ekologi adalah dasar pokok ilmu lingkungan (Soerjaatmadja, 1981). Ekologi kadangkala disebut juga ilmu lingkungan, hanya saja cakupan ilmu lingkungan lebih luas daripada ekologi.
Sebagai bagian dari mahluk hidup, peranan dan prilaku manusia secara khusus dalam ekologi manusia (Soerjani, 1985)

PEMBAGIAN EKOLOGI
Autekologi, mempelajari satu jenis organisme dan interaksinya dengan lingkungan. Pembahasan pada aspek siklus hidup, adaptasi, sifat parasitik dll.
Sinekologi, mengkaji berbagai kelompok organisme sebagai kesatuan yang saling berinteraksi dalam satu daerah tertentu. Sering dikenal dengan ekologi komunitas.
Pembagian ekologi berdasarkan habitat, kajian ekologi menurut habitat di mana organisma hidup misalnya ekologi laut, ekologi padang rumput, ekologi hutan tropika dll.

Pembagian ekologi menurut taksonomi, kajian ekologi menurut tingkatan taksa organisme, misanya ekologi tumbuhan, ekologi hewan, ekologi mikroorganisma dll.

TINGKATAN ORGANISASI ORGANISMA
Organisma memiliki tingkat organisasi dari sederhana (protoplasma) sampai kompleks (sistem organ). Bila tingkatan tersebut dirunutkan akan membentuk spektrum biologi dari tingkat seluler sampai biosfer berdasarkan urutan: protoplasma, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisma, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer.
1.      Protoplasma, merupakan zat hidup dalam sel yang terdiri atas senyawa organik kompleks seperti lemak, protein, dll.
2.      Sel, satuan dasar organisma yang terdiri atas protoplasma dan inti
3.      Jaringan, kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama
4.      Organ, bagian organisma yang mempunyai fungsi tertentu
5.      Sistem organ, kerja sama antara struktur dan fungsional yang harmonis
6.      Organisme, mahluk hidup
7.      Populasi, kelompok organisme sejenis pada satu waktu dan tempat tertentu
8.      Komunitas, seluruh populasi pada daerah tertentu
9.      Ekosistem, satu kesatuan utuh antar organisme dan lingkungannya yang saling mempengaruhi
10.  Biosfer, lapisan bumi di mana ekosistem ada

HUBUNGAN EKOLOGI DENGAN ILMU LAINNYA
Telah dikatakan bahwa ekologi merupakan bagian dari biologi. Namun demkian dalam penerapannya dibutuhkan berbagai disiplin ilmu lainnya.
1. ILMU ALAM LAIN
A.    Fisika, berperan dalam hal faktor fisik, seperti sinar matahari, suhu, dll
B.     Kimia, bereperan dalam proses sintesis dan analisis kimiawi dalam tubuh organisma
C.     Bumi antariksa, terutama berperan pada musim, perubahan siang malam, erosi, sedimentasi, gravitasi, dll
2. ILMU SOSIAL
Ilmu sosial menjadi penting bila komponen manusia dimasukkan ke dalam cakupan ekosistem.

PRINSIP-PRINSIP EKOLOGI
Di alam, suatu organisma tidak dapat hidup sendiri. Untuk kelangsungan hidupnya suatu organisma akan sangat bergantung pada kehadiran organisme lain dan berbagai komponen lingkungan yang ada disekitarnya. Kehadiran organisma lain dan berbagai komponen lingkungan sangat dibutuhkan untuk keperluan pangan, perlindungan, pertumbuhan, perkembangan, dll. Hubungan antar organisme atau dengan lingkungannya akan sangat rumit dan kompleks, mereka saling berinteraksi satu sama lain membentuk suatu sistem ekologi atau sering disebut ekosistem.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar