Kata Ekologi berasal dari Oikos yang berarti rumah atau tempat tinggal dan Logos yang berati telaah atau studi.
Jadi ekologi adalah ilmu tentang rumah atau tempat tinggal organisma atau rumah
tangga mahluk hidup. Ekologi juga dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari
hubungan timbal balik antara organisma dengan sesamanya dan dengan benda-benda
mati di sekitarnya (lingkungannya).
Ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Ernest
Haeckel, seorang ahli biologi Jerman pada tahun 1869. Dalam pengertian proses
alamiah, ekologi telah diketahui dan diaplikasikan sejak dulu dan terus
berkembang sejalan dengan perkembangan akal dan budaya manusia. Sebagai ilmu,
ekologi telah berkembang pesat sejak tahun 1990. Berdasarkan perkembangannya,
sekarang dikenal Ilmu lingkungan hidup (environmental
science) dan Biologi lingkungan ( environmental
biology). Pada dasarnya yang dimaksud dengan lingkungan hidup adalah
kesatuan ruang dengan semua benda, daya, dan keadaan yang terdapat dala suatu
ruang tempat organisma itu berada dan dapat saling mempengaruhi. Ekologi adalah
dasar pokok ilmu lingkungan (Soerjaatmadja, 1981). Ekologi kadangkala disebut
juga ilmu lingkungan, hanya saja cakupan ilmu lingkungan lebih luas daripada
ekologi.
Sebagai bagian dari mahluk hidup, peranan dan
prilaku manusia secara khusus dalam ekologi manusia (Soerjani, 1985)
PEMBAGIAN
EKOLOGI
Autekologi,
mempelajari satu jenis organisme dan interaksinya dengan lingkungan. Pembahasan pada aspek siklus hidup,
adaptasi, sifat parasitik dll.
Sinekologi, mengkaji
berbagai kelompok organisme sebagai kesatuan yang saling berinteraksi dalam satu daerah tertentu. Sering dikenal dengan
ekologi komunitas.
Pembagian ekologi berdasarkan habitat, kajian ekologi menurut habitat di mana organisma hidup misalnya ekologi laut, ekologi padang rumput,
ekologi hutan tropika dll.
Pembagian ekologi menurut taksonomi, kajian ekologi menurut tingkatan taksa organisme, misanya ekologi tumbuhan, ekologi hewan, ekologi
mikroorganisma dll.
TINGKATAN ORGANISASI ORGANISMA
Organisma memiliki tingkat organisasi dari
sederhana (protoplasma) sampai kompleks (sistem organ). Bila tingkatan tersebut
dirunutkan akan membentuk spektrum biologi dari tingkat seluler sampai biosfer
berdasarkan urutan: protoplasma, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisma,
populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer.
1. Protoplasma, merupakan zat hidup dalam sel yang terdiri
atas senyawa organik kompleks seperti
lemak, protein, dll.
2. Sel, satuan dasar organisma yang terdiri atas
protoplasma dan inti
3. Jaringan, kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi
yang sama
4. Organ, bagian organisma yang mempunyai fungsi
tertentu
5. Sistem
organ, kerja sama antara
struktur dan fungsional yang harmonis
6. Organisme, mahluk hidup
7. Populasi,
kelompok organisme sejenis pada satu waktu dan
tempat tertentu
8. Komunitas,
seluruh populasi pada daerah tertentu
9. Ekosistem,
satu kesatuan utuh antar organisme dan
lingkungannya yang saling mempengaruhi
10. Biosfer,
lapisan bumi di mana ekosistem ada
HUBUNGAN EKOLOGI DENGAN ILMU LAINNYA
Telah dikatakan bahwa ekologi merupakan bagian
dari biologi. Namun demkian dalam penerapannya dibutuhkan berbagai disiplin
ilmu lainnya.
1. ILMU ALAM LAIN
A. Fisika, berperan dalam hal faktor fisik, seperti
sinar matahari, suhu, dll
B. Kimia, bereperan dalam proses sintesis dan
analisis kimiawi dalam tubuh organisma
C. Bumi antariksa, terutama berperan pada musim,
perubahan siang malam, erosi, sedimentasi, gravitasi, dll
2. ILMU SOSIAL
Ilmu sosial menjadi penting bila komponen
manusia dimasukkan ke dalam cakupan ekosistem.
PRINSIP-PRINSIP EKOLOGI
Di alam, suatu organisma tidak dapat hidup
sendiri. Untuk kelangsungan hidupnya suatu organisma akan sangat bergantung
pada kehadiran organisme lain dan berbagai komponen lingkungan yang ada
disekitarnya. Kehadiran organisma lain dan berbagai komponen lingkungan sangat
dibutuhkan untuk keperluan pangan, perlindungan, pertumbuhan, perkembangan,
dll. Hubungan antar organisme atau dengan lingkungannya akan sangat rumit dan
kompleks, mereka saling berinteraksi satu sama lain membentuk suatu sistem
ekologi atau sering disebut ekosistem.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar