Senin, 15 Juni 2015

Tugas PKN: Rangkuman 4 Bulanan (Bab 3)

BAB III
KETAHANAN NASIONAL


A.    LATAR BELAKANG
Setiap bangsa sudah pasti mempunyai cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai. Namun demikian, pencapaian cita-cita dan tujuan nasional itu bukan lah sesuatu yang mudah. Dalam perjalannya akan muncul energi baik yang positif maupun negatif yang memasksa suatu bangsa untuk mencari solusi terbaik, terarah, konsisten, efektif, dan efisien.
Energi positif bisa muncul dari dua situasi kondisi, yaitu dalam negeri dan luar negeri. Energi negatif juga akan muncul dari dua situasi kondisi tadi yang biasanya menjadi penghambat dan rintangan. Kemampuan sebuah bangsa untuk menghancurkan setiap ancaman atau gangguan itulah yang disebut ketahanan nasional.
Indonesia adalah negara yang bersandar pada kekuatan hukum sehingga kekuasaan dan penyelenggaraan hidup dan kehidupan kenegaraan diatur oleh hukum yang berlaku.
B.     POKOK-POKOK PIKIRAN
Upaya pencapaian ketahan naisonal sebagai pijakan tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada pokok-pokok pikiran berikut:
1.      Manusia Berbudaya
Manusia berbudaya senantiasa selalu mengadakan hubungan-hubungan sebagai berikut:
a.       Manusia dengan Tuhan (Agama/Kepercayaan)
b.      Manusia dengan cita-cita (Ideologi)
c.       Manusia dengan kekuasaan (Politik)
d.      Manusia dengan pemenuhan kebutuhan (Ekonomi)
e.       Dan lain sebagainya.
Ada tiga kebutuhan manusia bermasyarakat yaitu kesejahteraan, keselamatan dan keamanan yang mencakup dan meliputi kehidupan nasional yaitu aspek alamiah dan aspek sosial.
Aspek alamiah adalah:
a.       Posisi dan lokasi geografis negara
b.      Keadaan dan kekayaan alam
c.       Keadaan dan kemampuan penduduk
Aspek sosial adalah:
a.       Ideologi
b.      Politik
c.       Sosial
d.      Budaya
e.       Pertahanan dan keamanan
2.      Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara
Tujuan nasional adalah target nasional yang ingin dicapai. Falsafah bangsa adalah landasan hukum yaitu Pancasila, ideologi adalah sistem pemerintahan.  Tujuan, falsafah, dan ideologi negara tercantum dalam pembukaan UUD 1945.
C.    PENGERTIAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
Pengertian baku ketahanan nasional bangsa indonesia adalah kondisi dinamik bangsa indonesia dalam mengatasi segala bentuk gangguan baik dari dalam maupun dari luar bangsa Indonesia dalam mencapau tujuan nasionalnya. Konsepsi ketahanan nasional indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional dalam rangka menjaga kesejahteraan dan keamanan bangsanya.
Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai nasionalnya. Keamanan adalah kemampuan bangsa dalam melindungi nilai-nilai nasionalnya dari ancaman.
D.    ASAS-ASAS KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
1.      Asas kesejahteraan dan keamanan
Kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitikberatkan pada kesejahtreraan tetapi tidak mengabaikan keamanan. Sebaliknya memberikan prioritas keamanan tidak boleh mengabaikan kesejahteraan.
2.      Asas komprehensif integeral atau menyeluruh terpadu.
Ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secaara utuh, menyeluruh dan terpadu.
3.      Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
a.       Mawas kedalam
Bertujuan untuk menumbuhkan hakikat, sifat dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri.
b.      Mawas ke luar
Bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan ikut berperan menghadapi ancaman dari luar.
4.      Asas kekeluargaan
Asas ini mengakui adanya perbedaan yang harus dikembangkankan dan dijaga agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan.
E.     SIFAT KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu:
1.      Mandiri
2.      Dinamis
3.      Wibawa
4.      Konsultasi dan kerjasama
F.     PENGARUH ASPEK KETAHANAN NASIONAL pada KEHIDUPAN BERBANGSA dan BERNEGARA
Konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek-aspek yang mendukung kehidupan yaitu:
a.       Aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam.
b.      Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sodial-budaya, dan hankam.
1.      Pengaruh Aspek Ideologi
Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Ideologi besar yang ada di dunia adalah:
a.       Liberalisme
b.      Komunisme
c.       Faham agama
d.      Ideologi Pancasila
Ketahanan Pada Aspek Ideologi
            Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa Indonesia yang mengandung kemampuan menghadapi dan mengatasi segala ancaman dari luar maupun dalam negeri. Pancasila merupakan ideologi nasional, dasar negara, sumber hukum dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Oleh karena itu, untuk mencapai ketahanan ideologi maka diperlukan aplikasi nyata Pancasila secara murni dan konsekuen.
Pembinaan Ketahanan Ideologi
            Untuk memperkuat ideologi diperlukan langkah pembinaan sebagai berikut:
a.       Pengamalan pancasila secara objektif dan subjektif
b.      Pengrelevansikan pancasila sebagai ideologi terbuka
c.       Pengembangan semboyan Bhineka Tunggal Ika pada diri setiap masyarakat.
d.      Penghayatan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara Republik Indonesia.
e.       Menyeimbangkan Pembangunan fisik material dengan pembangunan mental spritual.
f.       Penanaman pendidikan moral Pancasila pada diri anak didik.


2.      Pengaruh Aspek Politik
Politik di Indonesia harus dapat dilihat dalam konteks ketahanan nasional ini yang meliputi dua bagian utama yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri.
a.       Politik dalam negeri
Politik dalam negeri adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang aspirasi masyarakat dengan unsur-unsurnya terdiri dari
-          Struktur politik
-          Proses politik
-          Budaya politik
-          Komunikasi politik
b.      Politik luar negeri
Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. Politik luar negeri indonesia adalah bebas dan aktif. Bebas dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak kepada ketentuan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Aktif dalam pengertian tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi objek pencaturan internasional.
            Ketahanan Pada Apek Politik
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi ancaman dari luar.
a.       Ketahanan pada aspek politik dalam negeri
1.      Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum.
2.      Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat.
3.      Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat.
4.      Terrjalinnya komunikasi antar pemerinta dengan masyarakat.
b.      Ketahanan pada aspek politik luar negeri
1.      Meningkatkan kerjasama internasional di berbagai bidang atas dasar saling menguntungkan.
2.      Meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar negara baik negara berkembang maupun negara maju.
3.      Memberikan citra positif kepada dunia internasional.
4.      Pencegahan terhadap dampak globalisasi
5.      Mewujudkan tatanan dunia baru yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi dan keadilan sosial.
3.      Pengaruh Pada Aspek Ekonomi
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat. Sistem perkonomian yang dianut oleh suatu negara akan memberi corak dan warna terhadap kehidupan perekonomian dari negara itu. Sistem perekonomian yang dianut oleh bangsa Indonesia tidak mengenal adanya usaha monopoli dan monopsoni baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.
            Ketahanan pada aspek ekonomi
Usaha untuk mencapai ketahanan ekonomi yang diinginkan perlu upaya pembinaan terhadap berbagai hal yang dapat menunjangnya antara lain yaitu:
a.       Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah indonesia.
b.      Ekonomi kerakyatan harus menghindarkan:
-          Sistem free fight liberalism
-          Sistem etatisme
-          Sistem monopoli
c.       Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang dan saling menguntungkan.
d.      Pembangunan ekonomi dilaksanakan sebagai usaha bersama.
e.       Pemerataan pembangunan dan pemamfaatan hasil.
f.       Kemampuan bersaing harus ditumbuhkan secara sehat dan dinamis.
4.      Pengaruh pada aspek sosial budaya
Masayarakat budaya membentuk pola budaya sekitar satu atau beberapa fokus budaya. Fokus budaya dapat berupa nilai dan norma religius, ekonomis atau nilai sosial kultural lain, seperti misalnya ideologi modern, ilmu pengetahuan dan teknologi.
a.       Struktur sosial di Indonesia
Kehidupan masyarakat terstruktur berdasarkan peran dan fungsi masing-masing anggota masyarakat. Kehidupan masyarakat berdasarkn struktur peran dan profesi melahirkan bentuk hubungan dan ikatan antar-manusia yang dapat menggantikan hubungan keluarga.
b.      Kondisi sosial di Indonesia
-          Kebudayaan daerah
-          Kebudayaan nasional.
-          Integrasi nasional
-          Kebudayaan dan alam lingkungan
5.      Pengaruh pada aspek pertahanan dan keamanan
Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkat bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara yang ditandai dengan:
a.       Pandangan bangsa Indonesia tentang perang dan damai
b.      Penyelenggaraan pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
c.       Pertahanan dan keamanan negara merupakan upaya terpadu secara nasional.
d.      Pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia diselenggarakan dengan sistem keamanan Nasional
e.       Segenap kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan rakyat semesta
Ketahanan pada aspek Pertahanan dan Keamanan
a.       Pertahanan dan keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upasya bela negara.
b.      Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya.
c.       Pembangunan kekuatran dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimamfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan.
d.      Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan.
e.       Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan
f.        keamanan sedapat mungkin harus dihasilkan oleh industri dalam negeri.
g.      Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur.
h.      Sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional, TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila.
i.        Sebagai kekuatan inti Kamtibnas, Polri berpedoman kepada TriBrata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum.
j.        Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatannya kepada hukum
G.    KEBERHASILAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA
Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia, yaitu:
1.      Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik.

2.      Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara Indonesia dapat menggilimir pengaruh tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar